Arti Na’am dan Contoh Penggunaan Katanya

Arti Na’am – Assalamu’alaikum teman-teman! Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai kata “Na’am” yang berasal dari Bahasa Arab.

Bahasa Arab sangat erat kaitannya bagi orang Indonesia. Perlu diketahui kosakata Bahasa Indonesia banyak diambil dari kosakata Bahasa Arab.

Misalnya, istilah hari dalam sepekan. Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum’at dan Sabtu; semua kosakata ini diadopsi dari Bahasa Arab.

Hanya satu istilah saja yang bukan dari Bahasa Arab yaitu Minggu.

Selain itu, sebagai negara mayoritas muslim, peran bahasa Arab memiliki tempat tersendiri bagi penduduk Indonesia.

Pengaruh Arab paling mendalam sudah terbukti dikuasai oleh Islam.

Arab adalah sumber kosakata utama untuk berbagai bahasa seperti Berber, Kurdi, Persia, Swahili, Urdu, Hindi, Turki, Melayu dan Indonesia.

Dominasi Bahasa serapan Arab di negara muslim juga terbukti dengan banyaknya orang Indonesia yang memiliki nama dengan bahasa Arab.

Baik anak laki-laki ataupun perempuan.

Nama yang paling umum digunakan pada anak laki-laki adalah Muhammad dan Abdullah.

Banyak juga Lembaga, sekolah, dan universitas yang menggunakan bahasa Arab.


Popularitas Bahasa Arab di Indonesia


poskajian.blogspot.com

Belakangan ini kata berhijrah dan kajian-kajian mengenai nilai-nilai ke-Islaman sedang bersinar di Indonesia.

Salah satu tanda yang signifikan terlihat, beberapa tahun belakangan ini banyak kalangan anak muda yang berbondong-bondong mengikuti kajian Islam rutin di daerahnya masing-masing.

Tidak hanya kalangan masyarakat sipil biasa, tapi juga banyak kalangan artis yang bertransformasi dengan mengubah gaya hidupnya serta rutin mengikuti kegiatan kajian Islam tersebut.

Sebetulnya, fenomena penduduk Indonesia menggunakan Bahasa Arab sudah sejak dulu terjadi.

Terbukti dari banyaknya lembaga pesantren yang menerapkan penggunaan Bahasa Arab sebagai bahasa pengantar sehari-hari.

Jadi, sebetulnya bukan hal tabu lagi di Indonesia jika banyak penduduk yang menggunakan Bahasa Arab saat melakukan percakapan.

Namun, seiring perkembangan jaman dakwah Islam di Indonesia terus mengalami peningkatan dari masa ke masa.

Hal ini juga tentu saja tidak lepas dari perkembangan teknologi yang semakin modern juga.

Trend hijrah dan kajian-kajian Islam yang semakin marak di Indonesia menciptakan kehidupan sosial baru.

Khususnya dilingkungan masyarakat awam yang sejak kecilnya tidak terlalu dekat dengan Ilmu Agama Islam.

Dengan fenomena seperti ini, penggunaan bahasa Arab semakin marak digunakan, terutama dikalangan para Ulama, santri dan teman-teman hijrah masa kini.


Penjelasan Arti kata Na’am


Adalah hal yang lazim, penggunaan kosakata Bahasa Arab seperti Na’am, Syukron, Tafadhol atau kosakata lainnya, sering digunakan di negara ini.

Namun, tidak semua orang Indonesia memahami arti dari kata-kata tersebut. Kali ini kita akan fokus membahas penggunaan kata Na’am.

Kata Bahasa Arab “na’am” artinya “iya” atau bisa juga diartikan dengan “betul”.

Contoh Penggunaan Kata Na’am

Berikut ini adalah contoh penggunaan kata na’am dalam sebuah percakapan:

A : “Nanti kita ketemu jam 9 ya!”
B : “Na’am”

C : “Apakah kamu Jaka?”
D : “Na’am saya Jaka”

J : “Ana ingin menggembirakan hati ana karena Allah SWT telah memberikan hidayah-Nya kepada kita.”
K : “Na’am ukhti, Alhamdulillah ana juga sangat bersyukur sekali Allah SWT memberikan kesempatan kepada ana untuk meniti jalan Sunnah yang dibawa oleh Rasulullah SAW.”
J : “Na’am akhi, Subhanallah. Semoga Allah Azza Wa Jalla meneguhkan diri antum dan diri ana agar terus diistiqomahkan mengaji di Majelis Tholabul ‘Ilmi Al-Fatih ini.”

Dari contoh percakapan di atas, dapat disimpulkan arti na’am bisa diartikan “Iya”, “Oke”, atau “Betul”. Tergantung dari konteks percakapan yang sedang dibicarakan.


Nah, itu dia pembahasan seputar arti kata na’am. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.

Leave a Comment