Bentuk Bumi menurut Islam (Penjelasan Lengkap)

Bentuk bumi menurut Islam adalah bulat, dimana pernyataan ini sesuai dengan ijma’ ulama.

Terdapat lebih dari satu keterangan ijma’ mengenai bentuk bumi yang bulat.

Beberapa pendapat ulama yang menyatakan bumi itu bulat, diantaranya:


Bentuk Bumi menurut Islam



Syaikhul Islam menukil dari Abu Husain Ibnul Munadi mengatakan bahwa tidak ada perbedaan di kalangan ulama bahwa langit itu seperti bola (bulat).

Demikian pula mereka sepekat bahwa bumi dan semua pergerakannya, baik darat maupun laut itu seperti bola.

Imam Abul Husain Ahmad bin Ja’far al Munadi adalah seorang ulama msyhur dengan ilmu yang atsar serta karya-karya besar dalam berbagai cabang ilmu agama. beliau termasuk generasi kedua di kalangan ulama Hanbali.

Syaikhul Islam juga mengatakan bahwasannya galaksi dan tata surya itu melingkar (berputar dan memilki orbitnya) menurut para ulama kaum muslimin.

Ada beberapa ulama yang menegaskan ijma’ mereka dalam hal ini. Sebut saja Abul Husai Ahmad bin Ja’far bin Al Munadi.

Demikian juga Imam Abu Muhammad Ibnu Hazm, Abul Faraj Ibnul Jauzi, dan para ulama lainnya dari para sahabat dan tabi’in tentang ijma’ tersebut dengan sanad yang makruf.

Ibnu Utsaimin mengatakan bahwa bumi itu bulat berdasarkan dalil dari Al Qur’an, realita, serta keterangan para ulama. Beliau juga menyebutkan beberapa dalil beserta penjelasannya:

خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ ۖ يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى ۗ أَلَا هُوَ الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ

Artinya: Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. [QS Az Zumar: 5]

Dimana ia menjelaskan bahwa at Takwir atau melingkupkan dalam ayat diatas bermakna menjadikan sesuatu seperti bentuk lingkaran atau seperti lingkaran penutup kepala (imamah).

Sehingga kita tahu bahwa terdapat pergantian siang dan malam (berkontinue) di bumi ini yang membuktikan bahwa bumi itu bulat.

Bentuk Bumi yang Datar dan Sistem Tata Surya

Para pendukung pendapat bahwa bumi itu datar mengatakan ada sekitar 13ribu satelit yang mengudara di atmosfer bumi.

Ada banyak orang yang dapat melihat benda langit serta bintang jatuh dengan teleskop dan bahkan ribuan bintang baru.

Anehnya tidak ada satupun yang dapat melihat atau memfoto satelit menggunakan teleskop.

Tentu jika bumi itu bulat maka hal ini seharusnya bisa dilakukan. Tanggapan lainnya dari pendukung pendapat bumi datar adalah masalah mengelilingi dunia.

Mereka bertanya-tanya mengapa orang hanya bisa keliling dunia dari barat ke timur atau sebaliknya.

Selama ini tidak ada orang yang keliling dunia dari selatan dan tiba di utara atau sebaliknya.

Perjalanan Sydney ke Santiago, Chile harus melintasi samudera atlantik yang jauh.

Bila bumi itu bulat seharusnya akan lebih dekat jika lewat antartika.

Perdebatan Pusat Tata Surya

Sebelum ada perbedaan mengenai bentuk bumi, terlebih dulu datang perdebatan mengenai sistem tata surya.

Apakah tata surya kita geosentris (bergerak mengelilingi bumi sebagai pusatnya) atau heliosentris (bergerak mengelilingi matahari sebagai pusatnya).

Dikalangan para Ulama juga terdapat perbedaan tentang hal ini.

Ada yang mengatakan jika matahari adalah pusat tata surya dan adapula yang mengatakan bumi sebagai pusatnya.

Ini berdasarkan apa yang mereka kaji dari dalil-dalil yang terdapat di dalam Al Qur’an.

Mereka yang berpendapat bumi sebagai poros tata surya juga memakai dalil yang sama dengan dalil bentuk bulat bumi.

Meskipun bergitu, kecanggihan teknologi serta pembaharuan dalam ilmu yang berkaitan dengannya, seperti astronomi membuktikan bahwa bumi itu bulat dan ia berputar pada porosnya serta mengelilingi matahari.

َالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ()وَالْقَمَرَ قَدَّرْنَاهُ مَنَازِلَ حَتَّىٰ عَادَ كَالْعُرْجُونِ الْقَدِيمِ()لَا الشَّمْسُ يَنْبَغِي لَهَا أَنْ تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلَا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ ۚ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ

Artinya: dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua. Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya. {QS. Yasin: 38 – 40}

Bantahan Ilmu Pengetahuan tentang Bumi Datar

Bila kita mencari gambar bumi di mesin pencarian, seperti google pasti akan muncul semua gambar bumi yang berbentuk bulat.

Gambar-gambar tersebut merupakan gambar CGI atau gambar buatan komputer. Bahkan semua foto bumi yang bulat hasil publikasi NASA juga merupakan CGI.

Meskipun begitu, gambar CGI bumi yang berbentuk bulat tersebut dibuat berdasarkanfoto satelit Nasa.

Jadi, gambar CGI bumi itu merupakan gambar yang dibuar berdasarkan sekumpulan gambar-gambar yang diperoleh oleh satelit luar angkasa Nasa.

Dimana gambar-gambar tersebut dikumpulkan dan disatukan.

Demikian penjelasan kami mengenai Bentuk Bumi Menurut Islam. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment