Hafizh Paling Menginspirasi | Tips Agar Cepat Menghafal Al-Qur’an

ejajufri.wordpress.com

Hafizh Paling Menginspirasi – Berprestasi karena menghafal Al-Qur’an tentu saja menjadi kebanggaan yang tak ternilai harganya. Prestasi tersebut tak hanya sekedar kebungahan untuk di dunia, melainkan juga sebagai tabungan amal untuk bekal hidup di akhirat nanti.

Menjadi orang terkenal tidak lah mudah, karena secara tidak langsung kita menjadi panutan orang-orang di luar sana. Namun bagaimana rasanya menjadi terkenal karena menghafal Al-Qur’an? Terutama bagi mereka yang sudah sering nongol di surat kabar, televisi, ataupun media lainnya.

Satu yang pasti, dengan menjadi penghafal Al-Qur’an (hafizh) kamu akan memperoleh banyak doa dari seluruh penjuru dunia. Banyak orang-orang yang mengidolakan dan menjadikan kamu sebagai inspirasi untuk ikut menghafal Al-Qur’an.

Sungguh mulia bukan?


Tips Menghafalkan Al-Qur’an


Hafizh Paling Menginspirasi
hipwee.com

Lalu bagaimana caranya agar kamu juga bisa menghafal Qur’an dengan baik, berikut beberapa tips belajar dan menghafalkan Al-Quran:

Dimulai Dengan Niat

Hal utama yang harus kamu lakukan adalah berniat dengan sungguh-sungguh. Yang paling sulit bukanlah proses menghafalnya, namun mempertahankan apa yang sudah pernah kamu hafalkan. Oleh karena itu dibutuhkan kesungguhan dan niat yang tulus murni dari hati, Insya Allah akan dimudahkan.

Dirikan Sholat Hajat

Setiap ada keinginan dan impian tertentu, sampaikan kepada Allah lewat sholat hajat. Keinginan apapun jika Allah menghendaki maka akan terasa mudah dalam meraihnya. Namun sekeras apapun kita mencoba, jika Allah belum berkehendak maka sabar yang harus kita tingkatkan.

Tetapkan Target Menghafal

Ada masanya saat kita berjuang menghafalkan tiba-tiba perasaan menyerah itu datang menggeluti. Boleh beristirahat sejenak namun jangan berhenti. Keep going, jangan terlalu lama bersemedi, karena akan sulit menemukan titik yang tepat untuk memulai kembali.

Untuk menghindari perasaan tersebut datang tetapkan target dan berkomitmenlah pada diri sendiri. Caranya buatlah pola menghafal per hari, misal dalam satu hari harus hafal berapa ayat dan konsisten setiap harinya.

Berikan satu hari sebagai jeda untuk memanjakan otak agar tidak terlalu lelah. Dalam seminggu kamu bisa menyisihkan satu hari untuk free hafalan. Semua pilihan ada pada komitmen dirimu sendiri.

Gunakan Satu Jenis Mushaf

Saat menghafal usahakan untuk tidak berganti-ganti Mushaf (Al-Qur’an). Beberapa sumber menyebutkan daya ingat seseorang dalam menghafal dipengaruhi oleh sumber yang digunakan.

Jika kamu menghafal menggunakan Mushaf yang berbeda setiap harinya, maka akan berpengaruh pada tingkat fokusmu. Karena setiap Al-Qur’an memiliki posisi ayat yang berbeda-beda, sehingga menggunakan Mushaf yang berbeda ditakutkan dapat mengaburkan hafalan.

Gunakan Metode Audio-Visual

m.diadona.id

Selain hanya menggunakan Mushaf, gunakan juga metode listening untuk membantumu mengingat setiap ayat yang sudah dihafalkan. Metode ini tentu sangat membantu daya ingatmu semakin tajam.

Atau bisa juga dengan berlatih menulis kembali ayat-ayat Al-Qu’ran yang sudah kamu hafal. Lewat tulisan hafalan tersebut biasanya akan lebih melekat di kepala.

Murojaah Sambil Memperbaiki Bacaan

Untuk terus mempertajam daya ingat kuncinya adalah dengan terus mengulang-ulang. Untuk beralih ke ayat baru, jangan lupa untuk selalu mengulang ayat sebelumnya meskipun kamu menghafalnya.

Terus-terusan melakukan murojaah Insya Allah hafalanmu akan berada di luar kepala. Artinya hafalan tersebut sudah tertanam di bibir secara spontan tanpa kamu harus berusaha mengingatnya.

Selain melatih daya ingat murojaah juga bermanfaat untuk memperbaiki bacaan. Terlebih lagi dengan sering mengulang-ulangnya kamu akan semakin paham makna dari ayat-ayat tersebut yang lagi-lagi bermanfaat melatih daya ingat.

Jauh-Jauh dari Maksiat

Jika dari tadi kita membahas tips dan cara real, kali ini adalah tips dari dalam hati. Selain niat yang tulus hindarkan pikiran, hati, pandangan mata, dan perbuatan dari hal-hal berbau maksiat. Selain dilarang agama, mendekati maksiat sama saja dengan menghapus hafalanmu.

Maka dari itu jagalah selalu hati dan niat tulusmu, semoga Allah selalu memudahkan setiap langkah orang-orang yang berjuang dalam menghafalkan Al-Qur’an.


Hafizh Paling Menginspirasi di Dunia


Hafizh Paling Menginspirasi
food.detik.com

Alhamdulillah kini semakin banyak hafizh dan hafizhoh yang menginspirasi di berbagai belahan dunia. Hal ini menjadikan anak muda millenial lainnya semakin tertarik untuk belajar Al-Qur’an.

Di Indonesia terdapat sebuah program khsusus hafizh dan hafizhoh bagi anak-anak yang disiarkan di salah satu stasiun TV swasta.

Tak hanya menjadi ajang berlomba dalam menghafalkan Al-Qur’an, acara ini juga memberikan manfaat yang luar biasa. Salah satunya mempersatukan tali silaturrahmi mereka yang sudah lama hafal Qur’an namun tidak saling mengetahui sebelumnya.

Acara tersebut juga melahirkan hafizh-hafizh yang berhasil menginspirasi kita semua. Ada siapa sajakah kira-kira deretan hafizh paling menginspirasi dari berbagai belahan dunia, berikut daftarnya:

Musa, Indonesia

Dari dalam negeri kita ada Musa, bocah laki-laki yang sebentar lagi akan memasuki usia 12 tahun ini berasal dari Bangka Barat. Musa mulai dikenal oleh orang banyak sejak kemunculannya di TV. Pada Tahun 2016 Musa memperoleh juara 3 pada Musabaqah Hifzil Qur’an Internasioanal, di Mesir.

Fatih Seferagic, Jerman

Siapa yang tidak kenal dengan hafizh yang satu ini, berkat Al-Qur’an ia berhasil keliling dunia hanya untuk melantunkan suara merdunya saat membaca Al-Qur’an. Fatih berhasil membius pola pikir anak muda millenial untuk lebih mencintai Al-Qur’an.

Pria berdarah Jerman ini menjadi orang yang cukup terkemuka di daerah asalnya Amerika. Disana Fatih dijadikan sebagai ketua remaja masjid Syaikh Yasir Birjas di Dallas, Texas, Amerika Serikat.

Sejak kecil Fatih memang sudah belajar menghafalkan Al-Qur’an. Ia bersekolah di Islamic Society of Baltimore, sekolah khusus penghafal Al-Qur’an. Hingga kini pemuda yang menginjak usia 25 tahun ini terus menginspirasi dimanapun ia berada. Sudah pertama bertemu Fatih waktu di Indonesia belum?

Sahar Nakayama, Jepang

Kembali ke Asia, kali ini gadis berwajah oriental ini memang pantas diacungi jempol. Sejak berusia 13 tahun Nakayama memiliki kebiasaan yang berbeda dari teman-teman sebayanya. Sepulang sekolah pada pukul 4 sore ia senang mengikuti kelas menghafal Al-Qur’an.

Gadis asal Otsuka ini berhasil menghafalkan 26 juzz Al-Qur’an dalam usia yang masih sangat belia. Namanya kini dikenal oleh seluruh dunia berkat Al-Qur’an. Kesehariannya yang sederhana juga menginspirasi banyak anak muda lainnya agar bisa menjadi seperti Nakayama.

Sayyid Muhammad Husein Tabataba’i, Iran

Hafizh yang satu ini berhasil menggegerkan dunia karena kecerdasannya, ia telah hafal 30 juzz Al-Qur’an pada usia 5 tahun. Masya Allah Tabarokallah..

Sejak usia 2 tahun Sayyid sudah lancar membaca Al-Qur’an dan mulai senang menghafal. Tak hanya menghafal, Sayyid bahkan mampu menerjemahkan arti dari setiap ayat yang ada di dalam Al-Qur’an. Sungguh mulia sekali kedua orang tuanya yang telah berhasil mendidik anak emas ini.

Yang lebih membuat kita berdecak kagum, Sayyid bahkan hafal letak atau keberadaan suatu ayat di dalam Al-Qur’an. Sungguh Maha Dahsyat karunia Allah SWT.

Kini bocah yang sudah tidak bocah lagi ini sudah beranjak dewa, memasuki usia 29 tahun Sayyid kini dipandang sebagai orang yang disegani di Iran. Ia berhasil menginspirasi banyak kalangan, tak hanya kaum muda-mudi di Iran saja namun seluruh umat muslim di dunia.

Muadz, Mesir

Hal yang mengagumkan dari Muadz ialah ia penghafal Al-Qur’an padahal kondisi fisiknya sangat terbatas. Muadz adalah seorang anak tunanetra yang berasal dari Mesir. Dengan segala keterbatasan fisiknya, Muadz berhasil menjadi hafizh pada usia 11 tahun. Semoga Allah selalu melindungi Muadz dimanapun ia berada. Aamiin.

Khalid Abu Musa, Palestina

Satu lagi hafizh yang memiliki keterbatasan fisik namun paling menginspirasi banyak orang. Khalid Abu Musa, seorang anak pengidap autis memiliki kecintaan yang sangat besar terhadap Al-Qur’an. Khalid menjadi hafizh pada usia 10 tahun dan memahami seluruh isi Al-Qur’an. Masya Allah!


Semoga tulisan dan kisah-kisah di atas mampu membuat kita berkaca dan terus merenungkan diri. Bagi mereka yang sudah menghafal Al-Qur’an dan menginspirasi banyak orang, semoga Allah selalu limpahkan rezeki dan keselamatan untuk mereka semua. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*