Arti Ya Muqollibal Qulub (يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ) dan Maknanya

Ya Muqollibal Qulub – Iman manusia terletak di hati, sedangkan hati manusia sifatnya lemah. Mudah condong kepada godaan, terutama yang bersifat menggiurkan.

Untuk itu kita dianjurkan untuk terus berdoa memohon kepada Allah agar dijaga dan ditetapkan Islam, iman, dan ihsannya.

Rasulullah pun mencontohkan hal yang sama, karena setiap hamba Allah butuh doa agar bisa istiqamah di jalan-Nya.

Ya Muqollibal Qulub, adalah salah satu doa yang paling sering dipanjatkan oleh Rasulullah. Meminta kepada Allah agar diteguhkan hatinya dalam ketaatan serta istiqomah.

Hanya Allah yang mampu memberi taufik dan hidayah kepada manusia. Jika Allah berkehendak, maka bisa saja kita sudah tersesat dalam kegelapan yang nyata.

Namun jika kita terus berdoa agar dapat istiqomah hatinya, maka Allah akan senantiasa memberikan petunjuk dan hidayah-Nya.


Arti Ya Muqollibal Qulub


app.muslimummah.co

Doa ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk sering dibaca. Sebab hati manusia ibarat selembar kertas putih yang tipis.

Apabila tekena angin ia akan mudah terbang, dan apabila ternoda tinta hitam ia akan mudah tercoreng.

Sifat hati kodratnya berubah-ubah, apabila kita cenderung melakukan kebaikan maka hati akan tetap bersih.

Namun jika hidup mulai terasa berat dan dipenuhi berbagai kesulitan, coba tengok lagi ke hati terdalam, mungkin saja kadar iman kita sudah mulai memudar.

Sebab itu jangan pernah lelah untuk memanjatkan doa kepada Sang Pemilik hati. Kita bertugas menjaga hati namun Allah lah yang Maha Pemilik Kehendak.

Hati manusia ibarat berada pada jemari-jemari Allah sehingga sangat mudah bagi-Nya untuk membolak balikkan hati manusia.

Sehingga hanya dengan mengingat Allah lah hati akan tetap bersih dan jauh dari kotoran duniawi.

“Ya Muqollibal Qulub ( يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ )” memiliki arti “Wahai Dzat Yang Maha Membolak Balikkan hati”, yaitu Allah SWT.

Setiap kita diciptakan dengan hati yang bersih saat pertama kali terlahir ke dunia. Namun pilihan hidup yang salah terkadang membuat hati kita tertutup dari hidayah.

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ

Artinya: “(Mereka berdoa): ‘Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)’.” (QS. Ali Imran: 8)

Seperti hasil jerih payah dari bekerja yang tak bersih dan termakan dan masuk ke dalam tubuh. Sebagian dari makanan dari duit yang tidak halal tersebut menjadi penghalang tersumbatnya hati.

Oleh karena itu bertakwa kepada Allah, jauhi segala larangan-Nya dan patuhi segala perintah-Nya.

Allah tidak akan menyesatkan hamba-Nya tanpa alasan yang jelas, kecuali orang tersebut berpaling dan tak menjalankan perintah agamanya.


Kandungan Faedah “Ya Muqollibal Qulub”


Kira-kira apa saja keutamaan di balik mengamalkan doa yang selalu dipanjatkan oleh Rasulullah SAW ini?

Yang jelas adalah memperoleh hati yang teguh dan keimanan yang kokoh. Berikut penjabaran kandungan makna doa Ya Muqollibal qulub bagi kehidupan sehari-hari:

Baca juga: Alhamdulillah Ala Kulli Hal

Hati Menjadi Tenang

Sejurus dengan lafadznya, “Wahai Dzat yang membolak balikkan hati, tetapkan lah hatiku di atas agama-Mu”.

Sudah pasti dengan rutin mengamalkan doa ini Allah akan mengabulkan permohonan hamba-hamba-Nya yang beriman.

Dimana jika iman di hati semakin tinggi berbanding lurus dengan meningkatnya ketenangan jiwa.

Siapa yang tak ingin hidup dengan hati yang ringan dan lapang sehari-harinya. Tanpa dihantui rasa ketakutan karena berbuat yang tidak dibenarkan agama.

Jika hati tenang semua aktivitas yang kita lakukan pasti akan lancar.

Karena Allah menjauhkan kita dari berburuk sangka, perasaan gelisah, perasaan kalah, sehingga segala hal yang kita lakukan semua terasa mudah.

Iman Semakin Kuat

Hati yang tenang tentu diisi oleh iman yang luar biasa. Selalu percaya bahwa Allah sudah mengatur setiap rezeki hamba-Nya, sehingga tidak akan niatan kecurangan dalam diri kita saat bekerja.

Seseorang yang senantiasa memanjatkan doa “Ya muqollibal qulub”, hatinya dikelilingi oleh cahaya iman yang tak mudah pudar.

Atas izin Allah Apapun godaan yang datang bisa dilewatinya dengan hati yang tenang dan jiwa yang lapang.

Selalu Dekat dengan Allah

Hati yang tenang juga menjadikan kita semakin dekat dengan Allah. Di dalam hati tiada siapapun bahkan urusan apapun yang mengalahkan kedudukan Allah dan Rasul-Nya.

Karena setiap ruang kosong yang ada di hati sudah terpenuhi oleh iman kepada-Nya.


Sebuah Kisah


Syahr bin Hawsyab berkata bahwa ia berkata pada istri Nabi SAW, Ummu Salamah:

يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ مَا كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا كَانَ عِنْدَكِ

Wahai Ummul Mukminin, apa doa yang sering dipanjatkan oleh RasulullahSAW jika berada di sisimu?

Ummu Salamah menjawab:

كَانَ أَكْثَرُ دُعَائِهِ : يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

Yang sering dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah, ’Ya muqollibal quluub tsabbit qolbii ‘ala diinik (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)’.”

Ummu Salamah pernah bertanya pada Rasulullah SAW:

يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لأَكْثَرِ دُعَائِكَ يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

“Wahai Rasulullah kenapa engkau lebih sering berdoa dengan doa, ’Ya muqollibal quluub tsabbit qolbii ‘ala diinik (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)’. ”

Nabi SAW seraya menjawab:

يَا أُمَّ سَلَمَةَ إِنَّهُ لَيْسَ آدَمِىٌّ إِلاَّ وَقَلْبُهُ بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ اللَّهِ فَمَنْ شَاءَ أَقَامَ وَمَنْ شَاءَ أَزَاغَ

“Wahai Ummu Salamah, yang namanya hati manusia selalu berada di antara jari-jemari Allah. Siapa saja yang Allah kehendaki, maka Allah akan berikan keteguhan dalam iman. Namun siapa saja yang dikehendaki, Allah pun bisa menyesatkannya.”

Semoga artikel ini bermanfaat, wallahu a’lam.

Leave a Comment