Doa Agar Diberi Kemudahan Oleh Allah SWT [LENGKAP]

Memanjatkan doa agar diberi kemudahan kepada Allah pasti pernah dilakukan seseorang saat ia merasa kesusahan.

Manusia tidaklah sempurna, sesukses apapun manusia pasti ia pernah berada dalam masa-masa yang sulit.

Dimasa-masa sulit itulah biasanya kita memanjatkan doa agar diberi kemudahan oleh Allah SWT.

Sehebat-hebatnya manusia pasti ia memiliki batas kekuatan atau kekuasaan dimana hal tersebut tidak dapat disangkal oleh siapapun.

Berdoa kepada Allah apalagi untuk meminta diberi kemudahan ditengan kesulitan haruslah dilakukan dengan baik.

Janganlah kita berdoa dengan buruk atau doa yang mengancam. Pentingnya kita untuk memahami makna dari bacaan doa yang kita panjatkan.

Ada doa agar diberi kemudahan yang menjadi perdebatan dibeberapa kalangan karena maknanya bisa dibilang melecehkan Allah.

Di dalamnya mengandung kata-kata yang seolah-olah Allah ikut andil dalam kesulitan yang menimpa kita karena hanya Dia yang bisa menentukan takdir seseorang.

Doa yang diperdebatkan tersebut lafadznya berbunyi, “Allahumma yassir wa laa tu’assir.” Arti dari doa tersebut adalah ya Allah permudahlah dan jangan Engkau persulit.

Doa itu masih ada lanjutannya, tapi dari potongan doa tersebut beberapa kalangan memmperdebatkan lafadznya yang seolah-olah malah menyalahkan Tuhan kita.

Isi dari sebuah doa haruslah mengandung kalimah permohonan yang menyanjung sang Pencipta bukannya malah merendahkan-Nya.

Masih banyak doa agar diberi kemudahan yang bisa kita baca dan amalkan yang maknanya sesuai dengan yang dituntukan oleh Rasululllah SAW.


Doa Diberi Kemudahan


Dibawah ini adalah salah satu lafadz atau bacaan doa agar diberi kemudahan yang bisa diamalkan dalam bahasa arab, latin dan terjemahannya.

Semoga dengan membacanya Allah memberikan kemudahan bagi kita, berikut doanya:

1. Doa Diberi Kemudahan

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

“Allahumma laa sahla illaa maa ja’altahu sahlaan wa anta taj’alul hazna idzaa syi’ta sahlaan.”

Artinya, “ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah dan Engkau menjadikan kesedihan (kesulitan) jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah.

Riwayat soal Rasulullah SAW mengajarkan doa ini disampaikan oleh Anas bin Malik dan tercantum dalam hadis riwayat Ibnu Hibban.

Doa diatas menggambarkan jika semua yang terjadi di dunia ini atas kehendak Allah. baik itu kemudahan maupun kesulitan adalah Allah yang menentukan.

Allah juga akan memberikan kemudahan kepada seseorang yang memohon kepadanya atas kesulitan yang menimpanya.

Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah subhaanahu wa ta’alaa.

Manusia boleh berkehendak tapi yang menentukan akhirnya adalah Allah semata.

Oleh karena itu berdoalah agar diberi kemudahan dalam setiap hal yang kita kerjakan.

Satu-satunya yang tidak memiliki batas ialah Allah Tuhan semesta alam.

Saat kita tersudut dalam sesuatu hal yang tak mungkin kita selesaikan hendaklah meminta pertolongan kepada Allah SWT agar diberi kemudahan untuk menyelesaikannya.

2. Doa Diberi Kemudahan (Doa Ashabul Kahfi)

Rabbanā ãtinā milladunkarahmatata wahayyi lanā min amrinā rasyadāRabbanā ãtinā milladunkarahmatata wahayyi lanā min amrinā rasyadā

Artinya: Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami. (Q.S Al Kahfi:10)

3. Doa Diberi Kemudahan (Doa ketika Nabi Musa AS akan menghadapi Firaun)

Rabbisyrohlī shodrī wa yassirlī amri wahlul ‘uqdatam millisanī yafqohū qoulī

Artinya: Ya Rabbku, lapangkanlah bagiku kelapangan dadaku, dan mudahkanlah bagiku kemudahan urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari ludahku agar mereka mengerti perkataanku. (Q.S Thaha:25-28)

4. Doa Diberi Kemudahan (Doa Nabi Muhammad SAW ketika memohon pertolongan)

Yā hayyu yā qoyyūm birahmatika astaghītsu

Artinya: Wahai Rabb Yang Maha Hidup, Yang Berdiri Sendiri, hanya dengan rahmat-Mu saja, aku meminta pertolongan.

Abu Thahir mengatakan hadis ini sahih.

5. Doa Diberi Kemudahan (Doa dari surat Al Baqarah ayat 286)

Robbanā lā tuā khidznā innasīnā au akhtho’na, robbanā walā tahmil ‘alainā ishran kamā hamaltahuu ‘ala al ladziina min qoblinaa. Robbana walaa tuhammilnaa maa laa thoo qatalanaabih, wa’ fuannaa waghfirlanaa warhamnaa, anta maulana fansurnaa ‘alal qaumilkaafiriin

Artinya: “Wahai Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami apabila kami lupa atau kami salah. Wahai Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan (beban yang berat) kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup bagi kami untuk memikulnya. Maafkanlah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah adalah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir” (Q.S Al Baqarah:286)


Berserah Diri Dan Tidak Berputus Asa


Berserah diri dan mengakui ketidakmampuan kita adalah hal yang baik, tapi jika kita berputus asa dan tidak bertawakal kepada Allah itu adalah hal yang salah.

Misalnya saja kita menemui kesulitan yang tak bisa diatasi, seharusnya kita meminta kepada Allah untuk diberi kemudahan akan jalan keluarnya.

Orang yang tidak beriman biasanya tidak akan meminta untuk diberi kemudahan kepada Allah.

Ketika mereka mencapai titik tersulit biasanya mereka akan berputus asa dan melakukan hal-hal tidak berguna, misalnya bunuh diri atau melakukan kejahatan.

Hal semacam itu temasuk perbuatan dzalim, entah itu berbuat dzalim pada diri sendiri maupun pada orang lain.

Membaca doa diberi kemudahan merupakan salah satu kunci agar kita terhindar dari perbuatan dzalim.

Insya Allah dengan berdoa kita akan diberi kemudahan dalam setiap urusan sehingga terhindar dari kesulitan-kesulitan yang akan menyusahkan kita.

Doa agar diberi kemudahan diatas dapat dibaca sehari-hari. Diharapkan dengan membaca doa tersebut Allah akan melapangkan segala urusan kita.

Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang selalu bergantung kepada-Nya dalam keadaan apapun.

Leave a Comment