Doa Dimudahkan Rezeki Halal Oleh Allah SWT

Berdoa agar dimudahkan rezeki kita oleh Allah sangat diperbolehkan. Segala rezeki yang datang dari Allah adalah hal yang patut disyuri.

Tidak peduli apapun bentuknya jika itu datangnya dari Allah pastilah yang terbaik baigi kita. Rezeki yang datang pada umat manusia bisa berupa apa saja.

Kesehatan, anak, kekayaan merupakan sedikit dari bentuk rezeki dari Allah.

Rezeki tidaklah harus berupa uang, emas, berlian, atau kekayaan materi lainnya.

Bahkan kita diberi oksigen untuk bernapas juga merupakan sebuah rezeki yang patut kita syukuri.

Jangan sampai kita menjadi bagian dari orang-orang yang kufur nikmat hanya karena hidup tidak dengan kekayaan yang melimpah.

Selalu ingat orang lain yang tidak seberuntung kita, entah itu secara fisik maupun materi sehingga kita akan terus bersyukur.

Tidak munafik memang sebagai manusia yang memiliki hawa nafsu untuk meminta sesuatu yang lebih termasuk rezeki.

Allah SWT memang telah menyiapkan rezeki untuk masing-masing hambanya, tapi yang namanya rezeki tetap harus dicari (dijemput).

Bagaimana cara menjemput rezeki? Tentu saja dengan berikhtiar dan berdoa agar dimudahkan rezekinya.

Jika sudah berusaha dengan bekerja semaksimal mungkin maka jalan terakhir yang harus dilakukan oleh seorang muslim ialah berdoa dan tawakal.

Banyak ayat Al Quran maupun hadits yang bisa diamalkan agar kita lekas diberi rezeki yang barakah oleh Allah SWT.

Jika ayat serta hadits yang mengandung doa agar rezeki dimudahkan terus diamalkan, Insya Allah rezeki terzebut akan cepat datang kepada kita.


Doa Dimudahkan Rezeki


Berikut ini beberapa doa dimudahkan rezeki yang diambil dari beberapa ayat Al Quran serta hadits shahih:

1. QS Al Maidah Ayat 114

قَالَ عِيسَى ٱبْنُ مَرْيَمَ ٱللَّهُمَّ رَبَّنَآ أَنزِلْ عَلَيْنَا مَآئِدَةً مِّنَ ٱلسَّمَآءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِّأَوَّلِنَا وَءَاخِرِنَا وَءَايَةً مِّنكَ ۖ وَٱرْزُقْنَا وَأَنتَ خَيْرُ ٱلرَّٰزِقِينَ

Latin: Qāla ‘īsabnu maryamallāhumma rabbanā anzil ‘alainā mā`idatam minas-samā`i takụnu lanā ‘īdal li`awwalinā wa ākhirinā wa āyatam mingka warzuqnā wa anta khairur-rāziqīn

Artinya: Isa putera Maryam berdoa: “Ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rzekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezeki Yang Paling Utama“.

2. QS Al Qasas Ayat 24

فَسَقَىٰ لَهُمَا ثُمَّ تَوَلَّىٰٓ إِلَى ٱلظِّلِّ فَقَالَ رَبِّ إِنِّى لِمَآ أَنزَلْتَ إِلَىَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

“Fasaqa lahumaa tsumma tawallaa ilaazh zhilli faqaala rabbi innii limaa anzalta ilayya min khayrin faqiir”

Artinya: “Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu berdoa: “Ya Tuhanku aku sangat memerlukan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.”

3. QS Shaad Ayat 35

قَالَ رَبِّ ٱغْفِرْ لِى وَهَبْ لِى مُلْكًا لَّا يَنۢبَغِى لِأَحَدٍ مِّنۢ بَعْدِىٓ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْوَهَّابُ

“Qaala rabbigh firlii wahablii mulkan laa yanbaghii liahadin min ba’di innaka antal wahhaab”

Artinya, “ia berkata: “ya Tuhanku ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorangpun sesudahku, sesungguhnya Engkau Yang Maha Pemberi.

4. QS Ar Ra’d Ayat 11

لَهُۥ مُعَقِّبَٰتٌ مِّنۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِۦ يَحْفَظُونَهُۥ مِنْ أَمْرِ ٱللَّهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ ۗ وَإِذَآ أَرَادَ ٱللَّهُ بِقَوْمٍ سُوٓءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُۥ ۚ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِۦ مِن وَالٍ

“Lahu mu’aqqibaatun min bayni yadayhi wamin khalifihi yahfazhuunahu min amri laahi inna laaha laa yughayyiru maa biqawmin hatta yughayyiruu maa bi anfusihim wa idzaa araada laahu biqawmin suu’an falaa maradda lahu wamaa lahum min duunihi min waal.”

Artinya: “Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia

5. Dua Ayat Terakhir Surah Al Baqarah

ءَامَنَ ٱلرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِۦ وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِۦ ۚ وَقَالُوا۟ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ ٱلْمَصِيرُ

Latin: āmanar-rasụlu bimā unzila ilaihi mir rabbihī wal-mu`minụn, kullun āmana billāhi wa malā`ikatihī wa kutubihī wa rusulih, lā nufarriqu baina aḥadim mir rusulih, wa qālụ sami’nā wa aṭa’nā gufrānaka rabbanā wa ilaikal-maṣīr

Artinya: Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat”. (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali“.

Ada hadits riwayat Bukhari dan Muslim yang mengatakan jika setiap malam kita mengamalkan bacaan dua ayat terakhir surah Al Baqarah niscaya Allah akan Melapangkan rezeki kita.

Doa ini menjadi doa yang paling populer sebagai doa dimudahkan rezeki.

Nah itu tadi beberapa doa dimudahkan rezeki yang bisa anda baca dan amalkan.

Selain doa ada hal-hal lain yang perlu diperhatikan agar rezeki yang kita dapat menjadi barakah. Ingatlah tujuan kita bekerja adalah untuk ibadah.

Carilah pekerjaan yang halal agar rezekinya barakah.

Janganlah terlalu pasrah kepada keadaan dan harus berusaha keras melakukan yang terbaik karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berusaha.

Terakhir bersyukur akan setiap rezeki yang diberikan Allah.

Demikian penjelasan kami mengenai Doa dimudahkan rezeki. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment