doa haji mabrur

Doa Haji Mabrur (Tulisan Arab, Latin dan Terjemahnya)

Doa Haji Mabrur – Sepulang melakukan ibadah haji hal yang paling diinginkan oleh semua umat Islam adalah menjadi haji yang mabrur.

Tentu kita tidak ingin ibadah haji yang telah kita lakukan menjadi sia-sia.

Apalagi biaya serta perjalanan haji juga tidak mudah. Bahkan saat ini di Indonesia untuk berhaji saja harus menunggu hingga minimal 10 tahun agar bisa berangkat ke tanah suci.


Doa Haji Mabrur


Selain niat dan mempersiapkan segalanya termasuk kesehatan jasmani dan rohani ada hal-hal lain yang perlu diperhatikan.

Berdoa kepada Allah agar ibadah haji kita diterima dan dijadikan haji yang mabrur tentu menjadi sebuah keharusan. Ibadah haji merupakan ibadah wajib dan rukun Islam kelima yang tentunya ingin kita penuhi.

Menjadi haji yang mabrur adalah harapan semua Umat Islam setelah menjalankan semua rangkaian ibadah haji.

Doa haji mambrur biasa dilafalkan oleh mereka yang berhaji dan menginginkan kondisi yang mambrur dalam ibadahnya.

Berikut ini doa agar menjadi haji yang mabrur.

اللهم اجعله حجًّا مبرورًأ، سعيًا مشكورًا، وذَنْبًا مغفورًا،

Allahummaj’alhu hajjan mabruura wa sa’yan masykuura wadzanban maghfuura.

Artinya: “Ya Allah jadikanlah haji ini sebagai haji yang mabrur, sai yang penuh berkah, dan pengampun bagi dosa.”

Lafal doa diatas bersumber dari hadits riwayat Ibnu Mas’ud dan Ibnu Umar. Dijelaskan bahwa hadits tersebut adalah hadits yang marfu’.

Biasanya orang membaca doa haji mabrur dan saling mendoakan satu sama lain selesai melempar jumrah Aqabah pada hari Nahr.

Haji yang mabrur berarti haji yang diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Tandanya ia menjadi haji yang mabrur adalah setelah pulang berhaji semakin banyak amalan-amalan shaleh yang dikerjakan.

Semakin jauh pula ia dari melakukan perbuatan-perbuatan maksiat. Jadi, haji mambrur bukanlah klaim yang disampaikan oleh dirinya sendiri atau orang lain kalau hajinya mabrur.


Cara Menjadi Haji Mabrur


Pertama

Bila seseorang tersebut ingin menjadi haji yang mabrur maka orang tersebut haruslah ikhlas.

Mereka haruslah berhaji hanya karena mengharap ridho dari Allah bukan karena ingin dipanggil pak haji atau bu haji.

Untuk meluruskan niat kita dalam berhaji Imam Ahmad mengajarkan sebuah doa:

اللهم اعزن بطعتك و لا تذلن

“Allahumma a’izzani bitho’atik wa laa tadzillani bi ma’shiyatik”

Artinya: “ya Allah berilah kemuliaan kepadaku dengan taat padaMu dan janganlah beri kehinaan padaku dengan bermaksiat padamu.”

Kedua

Ittiba’ kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan berhaji sesuai tata cara yang dianjurkan beliau.

Menjauhi perkara-perkara atau amalan bid’ah dalam berhaji.

Ketiga

Harta yang digunakan untuk berangkat pergi haji merupakan harta yang halal. Hal itu telah disebutkan dalam hadits riwayat muslim, dimana Nabi SAW bersabda:

إِنَّ اللهَ طَيِّبٌ, لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا

Artinya: “Sesungguhnya Allah itu baik, DIa tidak menerima kecuali dari yang baik.” [HR Muslim]

Keempat

Menjauhi segala hal maksiat, bid’ah, dan penyimpangan. Ini sesuai dengan firman Allah dalam QS. Al Baqarah ayat 197 yang berbunyi:

الْحَجُّ أَشْهُرٌ مَّعْلُومَاتٌ ۚ فَمَن فَرَضَ فِيهِنَّ الْحَجَّ فَلَا رَفَثَ وَلَا فُسُوقَ وَلَا جِدَالَ فِي الْحَجِّ ۗ وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ يَعْلَمْهُ اللَّـهُ ۗوَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ ۚ وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ ﴿١٩٧

Artinya: “Barangsiapa yang menetapkan niatnya untuk berhaji dibulan itu (Dzulhijah) maka tidak boleh rafats (bekata tak senonoh), berbuat fasik, dan berbantah-bantahan pada masa haji.

Kelima

Berakhlak baik terhadap sesama, tawadhu dalam bergaul, dan suka membantu kebutuhan saudara lainnya.
Itulah kiat-kiat agar menjadi haji yang mabrur.

Semoga haji kita menjadi haji yang mabrur karena siapapun berhaji menurut cara dan tuntunan yang disyariatkan maka ia termasuk dalam haji yang mabrur.

Balasan dari haji yang mabrur tidak lain adalah surga.

Demikian penjelasan kami mengenai Doa Haji Mabrur Lengkap Tulisan Arab, Latin dan Terjemahnya. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment