Bacaan Istighfar dan Doa Sayyidul Istighfar Beserta Keutamaannya

√ Bacaan Istighfar dan Doa Sayyidul Istighfar Beserta Keutamaannya
Pinterest.com

Bacaan Istighfar merupakan bacaan yang perlu sering kita baca untuk mengingatkan diri kita akan Allah. Terutama disaat saat kita lupa setelah melakukan kesalahan atau kekeliruan.

Tujuan dari beristighfar tak lain untuk memohon ampun kepada Allah atau dengan kata lain meminta maaf atas kelalaian yang diperbuat.


Bacaan Istighfar


Seorang muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak beristigfar. Selain untuk mengingatkan diri kepada Allah bacaan istigfar yang merupakan kalimat dzikir ini juga berpahala bila sering dibaca.

Beristigfar berulang-ulang juga merupakan sebuah doa dimana seorang muslim berharap agar dirinya dijauhkan dari bahaya maupun kelalaian.

Hendaknya kita sering-sering mengucap istighfar karena setan sangat membenci hal tersebut. Ada beberapa bacaan istigfar pendek yang bisa kita sering-sering baca disela-sela keseharian kita selain bacaan sayyidul istigfar diatas. Berikut ini beberapa kalimat istigfar tersebut.

Bacaan Istighfar Pendek

استغفرالله

Astaghfirullah

Terjemahan Arti: “Aku memohon ampun kepada Allah

اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ

“Astaghfirullah Al Adzim.”

Terjemahan Arti: “Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung.”

Bacaan Istighfar Panjang

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْه

“Astaghfirullohal ‘azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyum wa atubu ilaih.”

Terjemahan Arti: “Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung, tiada tuhan selain Dia yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat pada-Nya.”


Doa Sayyidul Istighfar


Istighfar memiliki makna memohon ampunan kepada Allah subhanahu wa taala. Sedangkan Sayyidul istighfar sendiri berasal dari dua kata, yaitu Sayyid yang berarti baik dan Istigfar (memohon ampunan). Jadi, sayyidul istighfar dapat diartikan sebagai kalimat-kalimat istighfar yang terbaik.

Banyak beristigfar sangat dianjurkan dalam Islam agar kita ingat terus kepada Allah dan selalu dalam lindunganNya. Banyak ayat Al Quran yang memerintahkan Umat Islam untuk banyak beristighfar. Ayat-ayat tersebut memperjelas urgensi dari memperbanyak istigfar bagi manusia.

Manusia sering berbuat lalai, bodoh, dan memiliki hawa nafsu yang kadang tak terkendali. Itulah mengapa saat kita umat muslim dianjurkan untuk banyak beristighfar tak lain untuk membersihkan jiwanya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sendiri merupakan manusia yang paling banyak beristighfar meskipun dirinya dijamin surga.

Lafadz Sayyidul Istighfar

Kalimat sayyidul Istigfar merupakan doa istigfar yang paling utama karena merupakan doa terbaik untuk memohon ampunan. Berikut ini doa dari sayyidul istigfar:

اللَّهُمَّ أنْتَ رَبّي لا إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِي وأنا عَبْدُكَ وأنا على عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ ما اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرّ مَا صَنَعْتُ أبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عليَّ وأبُوءُ بِذَنْبي فاغْفِرْ لي فإنَّهُ لا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أنْتَ

“Allahumma anta rabbii laa ilaaha illa anta khalaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika maastatha’tu a’uudzubika min syaramaa shana’tu abuu-u laka bini’matika ‘alayya wa abuu-u bidzanbii faaghfirlii fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta”

Terjemahan Arti: “Ya Allah, Engkaulah Tuhanku tiada tuhan selain Engkau yang menciptakan aku. Dan aku adalah hamba-Mu, dan aku akan setia pada janjiku kepada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku perbuat. Kuakui segala nikmat-Mu atasku dan aku akui segala dosaku. Maka ampunilah aku karena sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.

Lafadz tersebut telah disebutkan dalam hadits shahih riwayat Bukhari

Keutamaan dari membaca sayyidul istighfar juga disebutkan dalam hadits yang sama. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya:

Barangsiapa mengucapkannya (sayyidul istighfar) di waktu siang dengan penuh keyakinan lalu meningggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa membacanya di waktu malam dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk penghuni surga.”

Intinya dengan memperbanyak membaca lafadz istigfar diatas kita dijanjikan sebagai penghuni surga kelak.


Keutamaan Istighfar


Keutamaan dari beristighfar sudah banyak disebutkan dalam Al Quran. Diantara dari keutamaan tersebut, antara lain mengantisipasi Adzab Ilahi yang disebutkan dalam QS AL Anfal ayat 33. Dimana makna ayat tersebut menegaskan bahwa Allah tidak akan mengadzab orang-orang yang beristigfar.

Selain itu istighfar juga dapat mengampuni dosa-dosa. Hal itu terdapat dalam QS. Nuh ayat 10, dimana pada ayat tersebut berisi seruan kepada Nabi Nuh untuk beristigfar kepada Allah yang Maha Pengampun. Pada ayat tersebut juga dijelaskanmengenai janji Allah akan pengampunan dosa-dosa serta ramhat Allah bagi hambanya.

Keutamaan lainnya adalah bertambahnya rezeki serta diberikan keturunan. Mengenai hal ini terdapat dalam ayat 11 dan 12 Surah Nuh yang merupakan lanjutan dari keutamaan sebelumnya. Allah menyelamatkan kekeringan dengan menurunkan rizkiNya berupa hujan, pengentasan kefakiran dengan penghasilanyang baik, bahkan hingga keturunan bagi mereka yang sulit.

Kesejahteraan serta umur panjang juga merupakan keutamaan lain dari istigfar. Rasululla bahkan mencontohkan kita akan hal ini dengan menutup hayatnya lewat beristighfar. Sekaligus menjelaskan kepada kita kedudukan dari istigfar yang begitu penting dan sangat kita butuhka dalam kehidupan sehari-hari.

Keutamaan Lain dalam Bacaan Istighfar

Tak hanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menganjurkan kita untuk memperbanyak beristighfar. Bahkan Nabi-Nabi terdahulu juga menganjurkan umatnya untuk memperbanyak istighfaar kepada Allah.

Sebut saja Nabi Nuh yang mengajak umatnya untuk beristighfar ketika musibah menimpa umatnya kala itu. Hal tersebut ada di dalam Al Quran surah Nuh ayat 10 – 14 , seperti berikut ini.

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ اِنَّهٗ كَانَ غَفَّارًاۙ يُّرْسِلِ السَّمَاۤءَ عَلَيْكُمْ مِّدْرَارًاۙ وَّيُمْدِدْكُمْ بِاَمْوَالٍ وَّبَنِيْنَ وَيَجْعَلْ لَّكُمْ جَنّٰتٍ وَّيَجْعَلْ لَّكُمْ اَنْهٰرًاۗمَا لَكُمْ لَا تَرْجُوْنَ لِلّٰهِ وَقَارًاۚوَقَدْ خَلَقَكُمْ اَطْوَارًا

Maka aku katakan kepada mereka, “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalahh Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan pula untukmu kebun-kebun dan juga sungai-sungai. Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Alllah? (Padahal sesungguhnya) Dia telah menciptakan kamu dalam beberapa tahapan.”

Membaca istigfar adalah solusi dari berbagai macam masalah. Dari ayat diatas saja sudah dapat disimpulkan bahwa dengan beristighfar bisa mendatangkan Rahmat Allah kepada kita.


Waktu Munajat


Sudah seharusnya kita memperbanyak istighfar disetiap waktu dalam segala aktivitas yang dilakukan. Terlebih lagi pada waktu-waktu terbaik untuk beristigfar, seperti selepas shalat fardu, sepertiga malam terakhir, dan waktu-waktu lainnya.

Di sepuluh hari terakhir Ramadhan merupakan salah satu kesempatan terbaik untuk lebih memperbanyak istigfar.

Pada waktu tersebut umat muslim dianjurkan untuk beriktikaf di dalam masjid. Itu menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak istighfar dan mendekatkan dirinya kepada Allah ta’ala.

Sepertiga malam di 10 hari terakhir Bulan Ramadhan tersebut kita manfaatkan untuk merenungkan diri dan bermuhasabah.

Ingatlah akan dosa-dosa dan kelalaian yang telah diperbuat dimana telah banyak waktu yang Allah berikan kepada kita.

Allah SWT telah memberikan kita segalanya, tetapi malah banyak orang yang mengeluhkan kesulitan dalam hidupnya.

Seharusnya sebagai hamba Allah kita harus sering-sering beristigfar dan bertaubat memohon ampunanNya. Agar waktu hidup kita tidak menjadi sia-sia begitu saja.

Membaca sayyidul istigfar merupakan salah satu ikhtiar kita untuk memohon ampunan Allah atas segala dosa yang kita perbuat.

Keyword:Doa Sayyidul Istighfar

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*