Doa Ziarah Kubur Lengkap (Arab, Latin, Terjemahan)

Assalamu’alaikum pembaca yang bijak, semoga diberikan kesehatan selalu dan dilimpahkan rezeki yang halal.

Kali ini penulis ingin berbagi ilmu tentang doa ziarah kubur beserta inti sarinya. Yuk sama-sama disimak!!

Kematian merupakan ketetapan Allah SWT yang pasti datang kepada setiap makhluk yang bernyawa.

Siapapun orangnya, apapun jabatanya baik muda maupun tua, ajal akan menjemput apabila sudah tiba masanya.

Selagi masih hidup, tentu kita harus mempersiapkan bekal sebaik-baiknya. Karena kita tidak tahu bagaimana dan sedang dalam kondisi seperti apa nanti saat kta akan menutup usia.

Sebagai hamba yang beriman, berserah diri kepada Allah SWT dan berusaha sebaik mungkin untuk menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya adalah kunci hidup bahagia barokah.

Tentunya tetap diiringi dengan sifat istiqomah, agar saat ajal tiba nanti kita dijemput dalam keadaan khusnul khotimah.

Berbicara tentang kematian, tentu kita sudah tidak asing dengan kegiatan ziarah kubur.

Merupakan kegiatan mengunjungi makam kerabat yang telah mendahului kita, guna mendoakan mereka supaya diberikan tempat yang layak di sisi Allah SWT.

Di Indonesia, ziarah kubur biasanya dilakukan pada momen-momen tertentu seperti menjleag Idul Fitri dan Idul Adha.

Karena di hari besar tersebut biasanya semua keluarga besar berkumpul dan mendoakan mereka yang telah mendahului.

Namun bukan berarti berziarah hanya boleh saat-saat tertentu saja, kapan saja boleh dengan niat karena Allah SWT.


Doa Ziarah Kubur


Di era super sibuk ini pastinya kita sebagai manusia modern acap kali lupa dengan hal-hal yang tidak rutinitas.

Sehingga penulis ingin memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk reminder pembaca semua yang mungkin terlupa dengan doa yang dianjurkan ketika melakukan ziarah kubur.

Supaya ziarah kita tidak sia-sia, yuk dihapalkan doa ziarah kubur berikut!

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَيَرْحَمُ اللهُ الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ

Assalamu ‘alaikum ahlad-diyaar minal mu’miniina wal muslimin. Yarhamulloohul mustaqdiminia minna wal musta’khiriin. Wa inna insya Allohu bikum la-laahiquun wa as alullooha lana walakumul ‘affiyah

Artinya: “Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian.” (HR. Ahmad 25855, Muslim 975, Ibnu Hibban 7110, dan yang lainnya).

Kemudian dilanjutkan dengan membaca:

Surat Al Ikhlas (3x)

Surat Al Falaq (1x)

Surat An-Nas 1x

Surat Al- Fatihah (1x)


Tahukah pembaca yang bijak? Bahwa pada awalnya ziarah kubur diharamkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Karena umat islam pada saat itu masih di bawah tradisi jahiliyah yang sedikit banyaknya masih menyembah berhala, selain itu ada juga tradisi mereka yang meratapi si mayyit.

Namun setelah adanya kejelasan dalam aqidah islam, hukum haram tersebut diubah menjadi sunnah, terkhusus bagi laki-laki.

Dijelaskan juga guna berziarah bukan semata mata hanya untuk mendoakan si mayyit, melainkan juga mendoakan diri kita sendiri yang masih beryawa untuk selalu mengingat kematian dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah.

Seperti yang dijelaskan dalam beberapa hadits, menerangkan bahwa ziarah kubur disyariatkan dalam islam.

Sunnah hukumnya bagi kita yang beriman mengucapkan salam kepada si mayyit atau ahli kubur.

Selain itu, banyak ulama juga telah sepakat bahwa ziarah kubur hukumnya disunnahkan bagi kaum laki-laki, terkhusus untuk melakasanakan hak seperti: zikrul maut (bertujuan agar kita senantiasa mengingat kematian).

Bukan hanya dari kalangan kerabat kita saja, tapi seluruh umat muslim boleh kita doakan dan kita ucapkan salam ketika melewati kuburanya.

Selain itu juga dianjurkan membaca-bacaan istighfar sebanyak-banyaknya.

Banyak maaf penulis ucapkan karna masih banyak kekurangan-kekurangan baik dalam penyampaian maupun dalam kelengkapan teori.

Banyak terimakasih karena telah menyempatkan waktu untuk membaca tulisan ini, kritik dan saran amat membangun. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment