Dzikir Petang Lengkap (Lafadz Arab dan Terjemahan)

Dzikir petang ialah dzikir yang biasanya dilafadzkan disaat malam hari atau petang. Pada dasarnya dzikir petang sama saja dengan dzikir pada umumnya hanya saja waktunya ada di malam hari.

Tentu lafadz yang dibaca bisa kita sesuaikan dengan waktunya.


Dzikir Petang


Pada dasarnya tidak ada perbedaan antara dzikir petang maupun dzikir pagi karena keduanya sama-sama terdapat kalimat yang memuja serta mengagungkan Allah.

Pertanyaan yang sering diajukan ialah kapan waktu dzikir petang itu dilakukan?

Waktu Berdzikir

Dzikir pagi dilakukan selepas sholat Subuh sampai terbitnya matahari, sedangkan dzikir petang dibaca selepas shalat Ashar sampai terbenamnya matahari.

Disebut juga dzikir al-masaa’ karena dzikir ini dibaca saat setelah tergelincirnya matahari hingga tenggelamnya matahari.

Bacaan dzikir petang dapat diamalkan agar kita semangat menjalani aktivitas dan ibadah di sore hari.

Selain itu mengamalkan dzikir petang juga sebagai doa kita agar dimudahkan Allah dalam segala urusan serta dihindarkan dari marabahaya.

Kebanyakan ulama yang menggunakan atsar para sahabat dan tabi’in berpendapat bahwa dzikir petang dibaca saat al-masaa’.

Namun, ada juga pendapat yang mengatakan kalau dzikir petang dibaca saat tenggelamnya matahari atau pada waktu Maghrib hingga pertengahan malam.

Waktu pertengahan malam ini dihitung antara waktu maghrib sampai subuh, jadi sekitar pada jam 11 malam.

Ada beberapa ayat di dalam al Qur’an yang berkaitan dengan waktu dzikir petang dan pagi hari, diataranya:

فَسُبْحَانَ اللَّهِ حِينَ تُمْسُونَ وَحِينَ تُصْبِحُونَ

Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari dan waktu kamu berada di waktu subuh. [QS. Ar Rum: 17]

وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang. [QS Al Ahdzab: 42]

Penjelasan dan Fatwa Waktu Dzikir

Bukroh dalam ayat diatas bermakna awal hari, yakni antara waktu subuh sampai terbitnya matahari.

Sedangkan ashil bermakna sore hari, yaitu waktu antara ashar hingga tiba waktu maghrib. Kedua waktu tersebut adalah waktu paling afdhol untuk berzikir pagi dan petang.

Adapun waktu longgar adalah diluar waktu afdhol. Dimana waktu longgar untuk berdzikir pagi dan petang yang pagi dimulai dari sepertiga malam terakhir sampai waktu zawal atau sebelum tergelincirnya matahari ke barat.

Sementara waktu longgar dzikir petang sejak waktu zawal hingga akhir pertengahan malam.

Fatwa syabakah Islamiyyah menjelaskan tentang hal ini:

“waktu pagi dimulai sejak setengah malam terakhir sampai dengan waktu zawal. Namun, waktu afdhol untuk dzikir pagi adalah membacanya setelah subuh sampai terbit matahari. Sebagaimana waktu petang dimulai sejak zawal sampai setengah malam awal. Akan tetapi, waktu yang afdhol untuk dzikir petang adalah setelah ashar sampai tenggelamnya matahari.

Apabila seseorang lupa, tertidur, atau ada faktor halangan lainya untuk dapat berdzikir pagi dan petang di waktu yang afdhol, maka dia masih bisa melakukannya ddi waktu-waktu longgar. Sesungguhnya Allah Maha Pemurah dengan segala kemudahan yang diberikanNya.

Tempat Berdzikir

Lalu apakah sunnah dzikir baik dzikir pagi maupun sore dilakukan selepas sholat dan harus dibaca di masjid ketika kita selepas berjamaah?

Apakah boleh selepas sholat berjamaah di masjid lalu kita pulang dan membaca dzikir di rumah saja?

Terdapat ayat al Qur’an dan juga hadits yang menganjurkan kita untuk berdzikir kepada Allah pada pagi dan petang.

Meskipun begitu di dalamnya tidak dibahas mengenai tempat kita membaca dzikir.

Jadi, dengan kata lain dzikir bisa dibaca di rumah dan tidak harus di masjid selepas sholat berjamaah langsung, kecuali dibarengi dengan amalan lain yang berhubungan dengan masjid.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا

وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang. [Al Ahdzab: 41-42]


Bacaan Dzikir Petang


Lafadz Pertama

أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ للهِ، وَالْحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا، وَأَعُوذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُبِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوذُبِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

“Kami telah memasuki waktu sore dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji hanya milik Allah. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabb, aku mohon kepada-Mu kebaikan di malam ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan malam ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di Neraka dan siksaan di kubur.”(Dibaca Sore 1x)

Faedah bacaan: meminta kepada Allah kebaikan di malam hari dan kebaikan sesudahnya juga agar terhindar dari keburukkan dimalam hari dan keburukkan sesudahnya.

Kedua

اللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ أَصْبَحْنَا،وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوتُ، وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ

“Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu sore dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi. Dengan rahmat dan kehendak-Mu kami hidup dan dengan rahmat dan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu tempat kembali (bagi semua makhluk).” (Dibaca sore 1x)

Faedah bacaan: barangsiapa yang membaca dzikir ini lalu ia mati sebelum pagi, maka ia termasuk penghuni surga.

Ketiga

أَمْسَيْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

“Di waktu sore kami berada diatas fitrah agama Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kita Muhammad صلي الله عليه وسلم dan agama ayah kami, Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang yang musyrik.” (Dibaca sore 1x)

Keempat

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan sesuatu yang diciptakan-Nya.” (Dibaca sore 3x)

bacaan diatas mengandung faedah: barangsiapa yang membacanya di malam hari, niscaya tidak ada racun atau binatang yang mencelakainya malam itu.

Demikian beberapa penjelasan kami mengenai Dzikir Petang | Lafadz Arab, Terjemahan, Serta Faedah Bacaannya. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment