Macam-Macam Haji dan Masing-Masing Perbedaannya

Macam-Macam Haji
radarlampung.co.id

Macam-Macam Haji – Dalam Islam persoalan tata cara melaksanakan ibadah haji tergolong ke dalam bahasan ilmu fiqih. Termasuk di dalamnya rukun-rukun haji hingga syarat-syarat melaksanakan ibadah haji.

Haji merupakan Rukun Islam kelima yang wajib ditunaikan oleh semua umat Islam apabila sudah mampu. Tentu saja iman dan Islam kita akan terasa lebih sempurna ketika sudah berhasil menunaikan kelima Rukun Islam dengan baik.

Setidaknya sekali seumur hidup, semoga langkah kita semua dimudahkan untuk menuju ke tanah suci Mekkah. Aamiin.


Jenis dan Macam-Macam Haji


Sebelum melaksanakan ibadah haji tentu saja kita harus membekali diri dengan ilmu yang cukup, terutama perihal tata cara pelaksanaannya.

Membekali diri dengan segala ilmu terkait ibadah haji perlu dilakukan. Salah satunya mengetahui jenis dan macam-macam haji. Ternyata haji terbagi menjadi 3 lho, didasarkan pada teknis penggabungan antara ibadah haji dengan ibadah umrah.

1. Haji Ifrad

medcom.id

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa pelaksanaan ibadah diwajibkan pula menunaikan ibadah umrah. Dalam hal ini haji ifrad adalah jenis haji yang dilaksanakan terpisah dengan ibadah umrah.

Artinya mendahulukan ibadah haji daripada umrah dalam satu musim haji. Setelah ibadah haji selesai baru selanjutnya menunaikan ibadah umrah.

Dalam pelaksanaannya, ketika ihram diniatkan hanya untuk menunaikan ibadah haji saja. Kemudian dilanjutkan dengan thawaf qudum saat memasuki Mekkah dan ihram hingga datang waktu haji.

Haji ifrad tergolong ke dalam ibadah haji yang paling afdol menurut beberapa mazhab. Karena seseorang tidak diwajibkan melakukan manasik dan membayar dam. Dimana kedua hal tersebut merupakan kafarat untuk menambal kekurangan yang tak sempat ditunaikan saat melaksanakan ibadah haji.

Setelah ibadah haji selesai orang tersebut kembali memakai pakaian ihram untuk lanjut melaksanakan ibadah umrah.

2. Haji Tamattu’

Macam-Macam Haji
islamkafah.com

Ada yang mendefinisikan haji tamattu’ dengan istilah “haji senang-senang”. Dimana pelaksanaan ibadah haji ini lebih singkat dibandingkan dengan haji ifrad. Namun pada akhir pelaksanaannya kita diwajibkan menyembelih hewan kurban atau membayar dam sekitar 400 riyal.

Pelaksanaannya mendahulukan umrah terlebih dahulu baru kemudian dilanjutkan haji. Artinya menggabungkan umrah dan haji dalam satu musim (bulan) haji di tahun yang sama. Kedua ibadah tersebut dikatakan bersenang-senang karena tidak terikat dengan aturan berihram.

Menurut mazhab Hanafi ibadah haji tamattu’ hanya boleh dilakukan oleh mereka yang bukan berasal atau bermukim di Mekkah, misal boleh dilaksanakan oleh penduduk yang berasal dari Indonesia.

Haji tamattu’ mewajibkan kita untuk membayar dam (denda) berupa menyembelih seekor kambing. Bila tidak mampu atau tidak mau, dapat diganti dengan berpuasa selama 10 hari, 3 hari dikerjakan selama melaksanakan haji dan 7 hari sisanya setelah kembali ke kampung halaman.

3. Haji Qiran

ceramah.org

“Qiran” secara bahasa berarti menggabungkan sesuatu dengan sesuatu yang lain. Dalam istilah bangsa Arab dikonotasikan kepada sebuah tali yang digunakan untuk mengikat dua ekor unta menjadi satu.

Lalu apa yang dimaksud dengan haji qiran?

Secara teknis qiran berarti menggabungkan ibadah haji dan umrah. Artinya pelaksanaan kedua ibadah ini digabungkan dalam satu niat sejak ihram dilanjutkan dengan rukun-rukun berikutnya dalam satu kali penuntasan. Khusus untuk haji qiran hanya bisa dilaksanakan pada musim haji, semenjak masuknya bulan Syawal.

Salah satu syarat utama untuk bisa melaksanakan haji qiran adalah bukan merupakan penduduk asli atau yang menetap di Mekkah.

Haji qiran hanya boleh dilaksanakan oleh mereka yang tinggal di luar Masjidil Haram (Mekkah). Seperti halnya haji tamattu’, yang melaksanakan haji qiran juga diwajibkan membayar dam (denda).


Lalu dari ketiga macam haji tersebut manakah yang paling utama? Terdapat beberapa perbedaan pendapat. Ada yang mengatakan haji ifrad yang lebih utama, namun ada pula yang berpendapat haji qiran atau tamattu’ lebih utama.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*