6 Rukun Ibadah Haji yang Wajib Anda Tahu dan Kerjakan

Rukun Haji – Beribadah haji merupakan rukun Islam yang kelima setelah syahadat, shalat, zakat, dan puasa.

Ibadah haji merupakan kewajiban sekali seumur hidup bagi setiap orang Islam yang mampu menunaikannya.

Banyak orang dari segala penjuru dunia rela dan ikhlas meninggalkan negeri tercinta, bahkan keluarganya untuk melaksanakan rukun Islam yang satu ini.

Kegiatan ibadah haji dilaksanakan mulai tanggal 8 Dzulhijah ketika umat Islam bermalam di Mina, wukuf (berdiam diri) di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijah, dan berakhir setelah melempar Jumrah (melemparkan batu melambangkan iblis) pada tanggal 10 Dzulhijjah.

Masyarakat di Indonesia juga biasa menyebut Hari Raya Idul Adha dengan Hari Raya Haji karena selain memperingati peristiwa penyembelihan Nabi Isma’il oleh ayahnya (Nabi Ibrahim), Idul Adha menjadi tanda puncaknya rangkaian ritual ibadah Haji ke Mekkah.


Menunaikan Ibadah Haji


islam.nu.or.id

Haji menurut bahasa adalah menyengaja perbuatan, sedangkan menurut istilah adalah menyengaja untuk berkunjung ke Baitullah dalam rangka melaksanakan ibadah yang sudah ditentukan segala sesuatunya serta untuk mencari ridha Allah.

Menurut istilah syara’, haji menuju bangunan dan tempat-tempat tertentu untuk melakukan tindakan agama tertentu pula.

Tempat tertentu yang akan dikunjungi saat melaksanakan ibadah haji ialah disamping Ka’bah dan Mas’a (tempat sa’i), juga Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Sementara waktu yang ditentukan untuk melaksanakan ibadah haji adalah pada hari pertama bulan Syawal sampai sepuluh Dzulhijah.


Hukum Melaksanakan Ibadah Haji


thegorbalsla.com

Para ulama sepakat berpendapat melaksanakan ibadah haji hukumnya fardu ‘ain bagi siapapun, khususnya umat muslim yang sudah mampu secara lahir maupun batin. Dalam surat Ali Imran ayat 97 dijelaskan:

…وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلۡبَيۡتِ مَنِ ٱسۡتَطَاعَ إِلَيۡهِ سَبِيلٗاۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ ٱلۡعَٰلَمِينَ

Dan kewajiban manusia (kepada Allah) bagi yang sudah mampu melaksanakan ibadah haji, adalah segera dengan segera menunaikannya…

Ibadah haji diwajibkan kepada umat Islam hanya cukup satu kali saja, adapun orang yang sudah menunaikan ibadah haji, maka ibadah haji berikutnya adalah sunnah.


Macam-Macam Haji


islamkafah.com

Macam-macam haji dilihat dari perbedaan niat ihram dan cara pelaksanaannya, terbagi menjadi 3:

1. Haji Tamattu’

Melaksanakan ibadah haji dan umrah di dalam bulan-bulan serta tahun yang sama.

Haji tamattu’ maksudnya, rasa menyenangkan atau bersantai dengan melakukan ibadah umrah di bulan-bulan sebelum waktunya ibadah haji, bertahallul.

Kemudian kembali memakai pakaian ihram untuk ibadah haji, pada tahun yang sama.

Singkatnya, haji tamattu’ adalah melaksanakan ibadah umrah terlebih dahulu, baru kemudian ibadah haji.

2. Haji Ifrad

Ifrad artinya menyendiri, ifrad haji sebutan ketika seseorang bermaksud untuk memisahkan Umrah dan Haji.

Dalam hal ini, yang didahulukan adalah ibadah haji.

Haji ifrad adalah kebalikan dari haji tamattu’, dimana terlebih dahulu melaksanakan ibadah haji hingga selesai, lalu ibadah umrah.

3. Haji Qiran

Menggabungkan, menyatukan atau menyekaliguskan. Maksudnya adalah menyatukan atau berihram untuk melaksanakan haji dan umroh secara sekaligus atau bersamaan.


Syarat Ibadah Haji


Rukun Haji
permataumat.co.id

Syarat melaksanakan ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik maupun non-fisik. Selain itu, berdasarkan hukum syariat berikut ini syarat-syarat ibadah haji:

1. Islam

2. Baligh (dewasa lahir maupun batin)

3. Berakal

4. Mampu melaksanakannya

5. Merdeka (tidak sedang dalam kuasa orang lain)

6. Perempuan wajib didampingi mahramnya atau bersamaan dengan perempuan lainnya yang disertai mahramnya.


Rukun Ibadah haji


islam.nu.or.id

Rukun haji adalah rangkaian kegiatan dalam ibadah haji yang harus dilakukan oleh orang yang akan menunaikan ibadah haji.

Jika seseorang tidak melaksanakan rukun haji tersebut maka hajinya batal atau tidak sah dan harus diulang.

Dalam kitab Fathul Qaribil Mujib dan kitab fiqih mazhab syafi’i lain, ada lima hal yang menjadi rukun haji.

1. Ihram

yaitu berniat untuk haji. Sama halnya dengan niat shalat yang wajib dilakukan sebelum shalat fardu atau sunah, ibadah haji dan umrah juga harus diawali dengan niat. Wajib ihram sendiri ada tiga, yaitu:

(1) ihram sejak dari miqot, (2) tidak memakai pakaian yang ada jahitannya untuk kaum pria dan yang tidak menunjukkan lekuk tubuh bagi kaum wanita.

Pria dilarang memakai baju, mantel, jubah, imamah, penutup kepala, khuf atau sepatu. Wanita tidak diperbolehkan memakai cadar atau niqob dan juga sarung tangan. (3) bertalbiyah.

Adapun sunah ihram yaitu:

1) Mandi,

2) Memakai minyak atau wewangian,

3) Memotong bulu ketiak, bulu kemaluan, memendekkan kumis, memotong kuku sebelum dalam keadaan ihram. Karena pada saat ihram, hal-hal tersebut dilarang saat ihram,

4) Laki-laki memakai izar atau sarung dan rida’ atau kain atasan berwarna putih bersih dan memakai sendal. Wanita boleh memakai pakaian apa saja yang disukainya, tidak ada aturan tertentu, asal tidak menyerupai pakaian laki-laki dan tidak menimbulkan fitnah,

5) Berniat ihram setelah sholat,

6) Memperbanyak talbiyah. Ketika bertalbiyah, laki-laki disunnahkan mengeraskan suara.

Bacaan Talbiyah: “Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni’mata, laka wal mulk, laa syariika lak”.

Artinya : Aku menjawab panggilan-Mu ya Allah, aku menjawab panggilan-Mu, aku menjawab panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku menjawab panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, kenikmatan dan kekuasaan hanya milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu.

2. Wukuf di padang Arafah

Wukuf di Padang Arafah dimulai dari waktu dzuhur tanggal 9 Dzulhijjah sampai subuh tanggal 10 Dzulhijjah.

Kalian bisa mengambil waktu siang sampai setelah maghrib, atau malam harinya sampai menjelang subuh.

Jika wukuf dilaksanakan selain pada waktu tersebut, maka wukufnya tidak sah berdasarkan kesepakatan para ulama.

Yang dimaksud dengan wukuf yaitu hadir dan diam di daerah Arafah. Baik dalam keadaan sadar, terlelap, berkendara, duduk, berjalan atau berbaring, entah dalam keadaan suci atau tidak suci (junub, haid, nifas). (Fiqih Sunnah, 1:494).

3. Tawaf Ifadah

Tawaf Ifadah adalah salah satu rukun haji yang paling sering disebut-sebut. Bahkan tidak jarang kata tawaf sering dipergunakan dalam konteks pembicaraan kasual.

Maksud dari kegiatan tawaf ialah mengitari Ka’bah sebanyak 7 kali. Sesuai dengan firman Allah yang artinya:

Dan hendaklah mereka melakukan thawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah).” (QS. Al-Hajj: 29)

Setelah wukuf di Arafah, jamaah menuju Masjidil Haram dan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali dimulai dari arah hajar aswad, dan Ka’bah berada di sisi kiri badan jamaah haji.

Atau simpelnya, jamaah haji berputar mengililingi ka’bah melawan arah jarum jam.

4. Sa’i dari bukit Shafa dan Marwah

Sa’i adalah kegiatan jamaah haji berjalan dari Shofa ke Marwah, dimulai dari bukit Shofa kemudian berjalan sampai tujuh kali perjalanan hingga berakhir di bukit Marwah.

5. Tahallul

Tahallul adalah saat diperbolehkannya kembali jamaah melakukan hal yang dilarang saat ihrom.

Tanda dari tahallul yakni memotong rambut miminal sebanyak 3 helai. Tahallul adalah mencukur rambut kepala setelah seluruh rangkaian haji selesai.

Waktu tahallul sekurang-kurangnya adalah setelah lewat tanggal 10 Dzulhijjah. Namun, tidak sedikit jamaah yang menggunduli rambutnya.

Semua mazhab terkecuali mazhab syafi’i berpendapat bahwa tahallul merupakan wajib haji. Akan tetapi, mazhab syafi’i berpendapat kalau tahallul termasuk pada rukun haji.

6. Tertib

Tertib ialah melaksanakan rangkaian rukun haji sesuai dengan urutannya dan tidak boleh ada yang terlewat.

Adanya tertib pada bagian rukun yang terakhir sebagai aturan bahwa kita tidak boleh meloncati rukun-rukun yang telah ditetapkan dan membuat seluruh umat Islam di dunia kompak atau seragam dalam menjalankan ibadah.


Itu dia pembahasan seputar ibadah haji, pengertian, dan rukun haji pada kali ini. Semoga info haji dapat bermanfaat untuk kamu yang akan segera melaksanakan ibadah haji.

Dan semoga info ini juga menjadi motivasi untuk teman-teman semua khususnya yang sudah mampu untuk segera melaksanakan ibadah haji.

Leave a Comment