Hadits tentang Akhlak dan Keutamaan Akhlakul Karimah

Hadits tentang Akhlak – Akhlak merupakan perbuatan yang mencerminkan sifat manusia. Sebagai seorang muslim yang beriman hendaknya kita memiliki akhlak yang terpuji atau akhlakul karimah.

Contoh akhlak terpuji adalah akhlak yang dimiliki oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.


Hadits tentang Akhlak



Akhlak Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam haruslah kita tauladani dan kita tiru dalam kehidupan sehari-hari. Beliau diutus ditengah-tengah umat manusia untuk mengajak manusia agar beribadah hanya kepada Allah dan memperbaiki akhlak mereka. Beliau bersabda:

إِنَّمَا بُعِثْتُ ِلأُتَمِّمَ صَالِحَ اْلأَخْلاَقِ.

“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang baik.”

Terdapat hubungan yangsangat kuat diantara akhlak dan aqidah. Hal itu dikarenakan akhlak yang baik merupakan bukti keimanan sedangkan akhlak yang buruk merupakan bukti lemahnya iman. Semakin sempurnanya akhlak seorang muslim berarti semakin kuat pula keimannanya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقاً وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ.

“Kaum Mukminin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya di antara mereka, dan yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik kepada isteri-isterinya.”

Akhlak yang mulia merupakan bagian dari amal shaleh yang dapat menambah keimanan serta memiliki bobot yang berat dalam timbaangan hisab kelak. Pemilik akhlakul karimah sangat dicintai oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Selain itu, akhlak yang baik juga salah satu sebab seseorang agar bisa masuk surga.

Contoh Akhlak Mulia dan Keutamaannya

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam adalah orang yang palik baik akhlaknya. Begitu juga para sahabat yang memiliki akhlak paling baik setelah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Untuk itu kita sebagai salafus shalih harus lah memiliki akhlak yang baik.

Diantara akhlak salafus shalih, yakni:

1. Ikhlas dalam ilmu dan beramal serta menjauhi riya’

2. Jujur dalam segala hal dan menjauhkan diri dari sifat dusta.

3. Bersungguh-sungguh dalam menjalankan amanah dan tidak berkhianat.

4. Menjunjung tinggi hak-hak Allah dan Rasul Nya.

5. Berusaha sekuat tenaga untuk meninggalkan segala bentuk kemunafikan.

6. Lembut hatinya , banyak mengingat mati dan kehidupan akhirat, serta takut akhir hidupnya dimatikan dalam keadaan su’ul khatimah.

7. Banyak berdzikir kepada Allah dan tidak berbicara sia-sia, serta memperbanyak senyum karena senyum adalah ibadah.

8. Tawadhu dan tidak sombong.

9. Memperbanyak taubat dan beristigfar kepada Allah baik siang maupun malam.

10. Bersungguh-sungguh dalam bertakwa dan tidak hanya mengaku-ngaku, serta senantiasa takut kepada Allah.

11. Melihat keburukan diri sendiri dan berusaha memperbaikinya dan tidak mengurusi keburukan orang lain.

12. Senantiasa menjaga lisan dan tidak berghibah.

13. Menjaga malu karena malu adalah akhlak seorang muslim.

14. Banyak memaafkan serta sabar terhadap orang yang menyakitinya.

15. Memperbanyak sedekah, dermawan, dan suka menolong orang yang kesusahan dalam artian tidak pelit.

16. Mendamaikan orang yang berselisih karena mendamaikan perselisihan adalah kebajikan yang terbaik.

17. Tidak iri dan dengki serta tidak berburuk sangka terhadap sesama muslim.

18. Berani mengatakan kebenaran.

Itulah beberapa akhlak yang dimiliki para orang-orang yang shaleh. Mereka itulah orang-orang yang memiliki akhlak yang tinggi lagi mulia serta dpuji Allah dan Rasul Nya. Begitu juga orang-orang yang mengikuti jejak mereka adalah orang-orang yang juga harus berakhlak mulia.

Keutamaan Akhlakul Karimah

Keutamaan dari ahlakul karimah ada dua, yakni:

Pertama, akhlak yang mulia dapat meninggikan derajat seseorang di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kedua, akhlak mulia dapat menambah umur seseorang dan menjadikan rumahnya makmur.

Kita harus belajar dari manusia-manusia yang baik. Dari mereka kita belajar kebaikannya dan jangan mempersulitnya.

Sementara orang yang jahat harus kita nasihati agar berlaku baik. Apabila dia tetap berbuat jahat dan kebodohan, maka jauhilah orang tersebut agar kita tidak terjerumus olehnya.

Keywords: Hadits tentang Akhlak

Leave a Comment