Hadits Tentang Kebersihan dan Kesucian (LENGKAP)

Hadits tentang kebersihan – Ada pepatah mengatakan kalau kebersihan sebagian dari iman.

Hal itu karena di dalam Islam memang diajarkan untuk selalu menjaga kebersihan dan juga cinta akan kebersihan.


Hadits tentang Kebersihan


Ungkapan kebersihan sebagian dari iman (النظافة من الايمان) hanyalah sebuah pepatah arab dan bukanlah hadits.

Meskipun ungkapan itu ada benarnya, tapi kita tidak boleh mempercayainya sebagai sebuah hadits.

Ungkapan kebersihan sebagian dari iman masih dipertanyakan apakah itu sebuah hadits atau bukan. Untuk itu kita tidak boleh langsung mengatakan jika itu sebuah hadits.

Sebab, jika kita menyandarkan sebuah perkataan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam padahal beliau tidak mengatakan itu sama saja dusta.

Kedustaan dengan mengatasnamakan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam merupakan dosa yang besar.

Pelaku yang menyebar dusta dengan mengatasnamakan beliau akan dimasukkan ke dalam neraka. Sebagaimana beliau shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

من كذب علي متعمدا فليتبوأ مقعده من النار

Artinya: “Siapa yang berdusta secara sengaja atas namaku, maka hendaklah ia mengambil tempat di neraka. (HR. Bukhari : 107)

Para Ulama tentang Ungkapan Kebersihan Sebagian dari Iman

Berbicara tentang ungkapan an-nazhafatu minal iimaan, hal tersebut tidak boleh dikatakan sebagai sebuah hadits.

Meskipun ungkapan tersebut mengandung kebenaran yang tidak dapat dipungkiri. Para ulama telah menyebutkan tentang hal tersebut, diantaranya:

Abdul Karim al Khudeir hafizhahullah berkata, “tersebar pada lisan-lisan kebanyakan manusia mengenai ungkapan An-Nazhofatu minal Iman.

Lalu mereka menetapkan atau melestarikan ucapan tersebut, maka kami katakan bahwa ucapan tersebut tidak memiliki sanad sama sekali, sehingga tidak boleh disandarkan kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam.

Syaikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah juga mengatakan hal yang serupa. Ia menjelaskan, “telah datang dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam bahwasannya Beliau bersabda: kebersihan sebagian dari iman, akan tetapi haditsnya lemah walauppun maknanya benar.”

Sementara hadits yang benar dan maknanya serupa dengan ungkapan tersebut adalah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

الطهور شطر الإيمان

Artinya: “Kesucian/bersuci merupakan setengah/sebagian dari Iman” (HR. Muslim: 328).

Hadits tersebut benar adanya (shahih) dan boleh kita sandarkan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Jadi, hadits yang benar adalah At Thohuuru Syathrul Iman yang artinya bersuci atau kesucian merupakan sebagian dari iman.

Kebersihan dan Kesucian

Hanya di dalam ajaran Islam kita diajarkan mengenai perkara najis dan cara bersuci. Itulah mengapa Islam sangat cinta dengan kebersihan.

Menjaga kebersihan bukan hanya berarti kita mengikuti syariat Islam, tapi itu juga menyangkut kesehatan diri.

Apabila kita rajin menjaga kebersihan diri, Insya Allah kita akan dihindarkan dari berbagai macam penyakit termasuk penyakit kulit dan juga influenza serta covid.

Ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari menjalankan syariat yang satu ini.

Selain berpahala menjaga kebersihan juga mendatangkan manfaat lain, seperti kesehatan dan keindahan.

Bayangkan saja orang yang tidak pernah bersuci maupun mandi, pasti wujudnya kurang lebih sudah mirip orang gila di pinggir jalan.

Jika memang kita orang yang berakal sudah seharusnya kita menjaga kebersihan badan dan lingkungan sekitar.

Selain menjaga kebersihan badan, Islam juga mengajarkan kita untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Baik itu lingkungan rumah, masjid, sekolah dan tempat-tempat lainnya. Meskipun tu bukan tempat-tempat mulia yang utama, seperti masji tetap harus kita jaga kebersihannya.

Hanya dengan menjaga kebersihan saja kita sudah mendapat banyak pahala.

Islam tidak hanya mengajarkan kita tentang kebersihan, tapi juga kesucian yang tingkatnya lebih tinggi daripada sekedar kebersihan.

Itulah mengapa di dalam Islam sangat banyak ibadah yang syarat sah nya berupa kesucian, baik itu kesucian badan, pakaian, tempat, dan lainnya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

Artinya: dan pakaianmu sucikanlah,[QS. AL-Mudattsir: 4]


Demikian penjelasan kami mengenai hadits tentang kebersihan. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment