7 Keutamaan Sholat Subuh Berjamaah | Berada Dalam Lindungan Allah

keutamaan sholat subuh berjamaah
islampos.com

Keutamaan Sholat Subuh Berjamaah – Subuh adalah waktu yang sangat riskan dengan godaan. Jangankan untuk sholat subuh berjamaah, banyak dari kita hanya untuk bangun pagi saja terasa berat. Padahal terdapat banyak kebarokahan yang diberikan Allah kepada hamba-Nya yang senantiasa memelihara waktu subuh.

Apalagi bagi mereka yang selalu melaksanakan sholat subuh berjamaah, terdapat banyak keutamaan. Ada keutamaan apa saja, berikut beberapa di antaranya:


Keutamaan Sholat Subuh Berjamaah


keutamaan sholat subuh berjamaah
idntimes.com

1. Memperoleh Keutamaan Shalat Seluruh Malam

Bayangkan jika kita mendirikan sholat dalam satu malam penuh, berapa tabungan pahala yang dapat kita kumpulkan?

مَن صلى العشاء في جماعة، فكأنما قام نصف الليل، ومن صلى الصبح في جماعة، فكأنما صلَّى الليلَ كلَّه

Artinya: “Barang siapa yang melakukan shalat Isya berjamaah, maka dia sama seperti manusia yang melakukan shalat setengah malam. Barang siapa yang melakukan shalat Subuh berjamaah, maka dia sama seperti manusia yang melakukan shalat malam sepanjang waktu malam itu.”(HR. Muslim, dari Utsman bin Affan Radhiallahu ‘anhu).

Begitulah salah satu manfaat yang kita peroleh jika melaksanakan sholat subuh berjamaah. Seolah-olah kita telah menunaikan sholat dalam seluruh malam, begitu besar karunia Allah SWT.

Mengikuti pola hidup orang modern yang kini sibuk dengan dunia kerja, tentu sangat sulit untuk bisa bangun di malam hari mendirikan qiyamul lail. Beragam aktivitas di siang hari terkadang sangat melelahkan sehingga jarang kita bisa terbangun untuk sholat malam.

Nah kita masih bisa memperoleh faedah sholat malam tersebut dengan mendirikan sholat subuh berjamaah. Jangan mudah menyerah dengan rasa kantuk, setidaknya meskipun jarang sholat tahajud kita masih bisa mendapat keberkahannya lewat sholat subuh berjamaah.

Tapi jangan juga menyerah untuk terus berusaha mendirikan qiyamul lail loh ya sahabat muslim semua. Semoga Allah SWT senantiasa memudahkan kita semua.

2. Disaksikan Langsung Oleh Malaikat

Malaikat menjalankan tugasnya secara bergantian siang dan malam. Pergantiannya terjadi pada saat sholat Subuh dan Ashar, dimana para malaikat bertemu. Malaikat yang bermalam bersama kita tentu akan menyaksikan dan mencatat secara langsung amal shalat subuh berjamaah yang dilakukan.

يتعاقبون فيكم ملائكةٌ بالليل وملائكةٌ بالنهار، ويجتمعون ف ي صلاة الفجر وصلاة العصر، ثم يعرُجُ الذين باتوا فيكم، فيسألهم ربُّهم – وهو أعلم بهم: كيف تركتم عبادي؟ فيقولون: تركناهم وهم يصلُّون، وأتيناهم وهم يصلون.

Artinya: “­Malaikat bergantian melihat kalian pada siang dan malam. Para malaikat itu bertemu di shalat Subuh dan shalat Ashar. Kemudian yang bermalam dengan kalian naik (ke langit) dan ditanya oleh Rabb mereka, dan Dia lebih tahu keadaan hamba-hambanya, Bagaimana kondisi hamba-hambaku ketika kalian tinggalkan?’ Para malaikat menjawab, ‘Kami meninggalkan mereka dalam keadaan shalat, dan kami mendatangi mereka dalam keadaan shalat.” (HR. Bukhari-Muslim)

Secara langsung malaikat menyampaikan langsung kepada Allah SWT bahwa mereka menyaksikan seorang meninggalkan seorang hamba dalam keadaan sholat dan mendatanginya lagi juga dalam keadaan sholat.

3. Memperoleh Berkah Allah

Allah menyimpan barokah dan rezeki bagi setiap hamba-Nya di pagi hari, yaitu bagi mereka yang menjaga sholat subuh dan dzikirnya hingga matahari terbit. Terutama lagi bagi mereka yang menjaga sholat subuh berjamaah.
Dalam sebuah hadits disebutkan jika Rasulullah SAW mendoakan umatnya yang menjaga pagi harinya:

اللهمَّ باركْ لأمتي في بكورِها

Artinya: “Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibn Majah).

4. Berada Dalam Jaminan Allah

Sebuah hadits riwayat muslim menyebutkan jika seseorang memelihara shalat subuh, maka orang tersebut berada di dalam tanggungan Allah SWT. Artinya Allah akan menjaganya dari segala bentuk kejahatan dan marabahaya lainnya.

مَن صلَّى الصبح، فهو في ذمة الله، فلا يَطلُبَنَّكم الله من ذمَّته بشيء؛ فإن من يطلُبهُ من ذمته بشيء يدركه، ثم يَكُبه على وجهه في نار جهنم

Artinya: “Barang siapa yang melaksanakan shalat Subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Maka jangan sampai Allah menuntut kalian sesuatu apa pun pada jaminan-Nya. Karena barangsiapa yang Dia tuntut pada jaminan-Nya, pasti Dia akan mendapatkannya. Kemudian dia akan ditelungkupkan pada wajahnya di dalam Neraka.” (HR. Muslim, dari Jundubibn Abdillah al-Bajali Radhiallahu ‘anhu).

Apalagi jika kita menjalankan sholat subuh secara berjamaah, tentu mendapat jaminan yang berlipat ganda layaknya pahala sholat berjamaah lainnya. Orang yang berada dalam lindungan Allah tidak akan yang berani menyakiti maupun berniat buruk.

5. Memperoleh Cahaya Pada Hari Kiamat

عن بريدة الأسلمي رضي الله عنه عن النبي – صلى الله عليه وسلم قال :بشِّرِ المشَّائين في الظُّلَم إلى المساجد بالنور التام يوم القيامة

Artinya: “Dari Buraidah al-Aslami radhiyallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang berjalan pada saat gelap menuju masjid, dengan cahaya yang sempurna pada hari Kiamat.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

Merangkak dalam gelapnya subuh tentu bukanlah hal yang mudah. Untuk memaksakan diri bangkit dari kasur yang empuk dan hangat pun menjadi godaan terbesar kita. Karena itulah Allah memberikan keutamaan memperoleh cahaya sempurna pada hari kiamat bagi yang menunaikan sholat subuh berjamaah.

6. Terhindar Dari Sifat Munafik

Hidup di zaman teknologi serba canggih saat ini sangat banyak godaannya. Hal-hal yang menyesatkan akan senantiasa mendekat ditambah lagi dengan adanya kekuatan media sosial. Tak sedikit dari kita yang bermuka dua dan pandai menjilat demi sebuah pengakuan, munafik.

ليس صلاة أثقل على المنافقين من الفجر والعشاء، ولو يعلمون ما فيهما، لأتَوهما ولو حبوًا، ولقد هممتُ أن آمُرَ المؤذِّن فيُقيم، ثم آخُذَ شُعلاً من النار، فأحرِّقَ على من لا يخرج إلى الصلاة بعد

Artinya: “Tidak ada Shalat yang lebih berat (dilaksanakan) bagi orang munafik daripada shalat Subuh dan Isya. Seandainya mereka tahu (keutamaan) yang terdapat di dalamnya, niscaya mereka akan melakukannya kendati dengan merangkak. Sungguh aku telah hendak memerintahkan kepada petugas azan untuk iqamat (Shalat) kemudian aku mengambil bara api dan membakar (rumah) orang yang belum tidak keluar melaksanakan Shalat (di masjid).” (HR. Bukhari-Muslim, dari Abu Hurairah).

Agar dijauhkan dari kemunafikan salah satu obatnya adalah dengan senantiasa memelihara sholat subuh dan isya secara sempurna. Temuilah Rabb mu meski kau harus merangkak dan bangkit dari tidur lelapmu. Semoga Allah mudahkan!

7. Berpeluang Memperoleh Pahala Haji dan Umroh

Jangan sia-siakan kesempatan mendapatkan keutamaan berupa pahala haji dan umroh. Mungkin tidak semua dari kita mampu menunaikan ibadah haji hingga akhir hayat, namun Allah memberikan jalan lain lewat mendirikan sholat subuh berjamaah.

Hal ini didasarkan pada hadits riwayat Tirmidzi di bawah ini yang artinya:

Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah kemudian dia duduk berdzikir kepada Allah hingga matahari terbit, lantas shalat dua rakaat, maka baginya seperti pahala haji dan umrah, yang sempurna, sempurna, sempurna.” (HR. Tirmidzi).


Semoga tujuh keutamaan di atas dapat membangkitkan motivasi kita semua untuk senantiasa sholat subuh berjamaah. Wallahu A’lam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*